Pendidikan Kristiani tentang Pengampunan sebagai Salah Satu Keterampilan dalam Membangun Pernikahan yang Sehat
DOI:
https://doi.org/10.55967/manthano.v1i1.20Keywords:
Ketrampilan Pernikahan, Pengampunan, Rekonsiliasi, Bahasa Maaf, , Memaafkan Orang LainAbstract
Abstract
Nowadays, many Christian marriages are not prosperous and some of them end in separation. One of the causes of prolonged separation and contention in Christian marriages is a lack of forgiving skills. Apologies and forgiveness which are core elements in a healthy relationship are rarely practiced and possessed by married couples. This study uses a literature review method, namely by analyzing the concept of forgiveness according to Christianity in the life of a husband and wife. The results of this study indicate several important efforts that must be developed by Christian husbands and wives so that their marriages are characterized by forgiveness skills, namely: First, Teaching the Meaning of Forgiveness. Second, Apologize to Your Partner. Third, Continue Deliberately Towards Reconciliation. Fourth, Cultivate the Spirit of Forgiveness. Fifth, Cultivate the Art of Apologizing as a Lifestyle. Sixth, Other Practical Actions in Marriage.
Abstrak
Dewasa ini banyak pernikahan Kristen yang berjalan dengan kurang sejahtera bahkan beberapa diantaranya berakhir dengan perpisahan. Salah satu penyebab perpisahan dan pertengkaran yang berkepanjangan di dalam pernikahan Kristen adalah karena kurangnya memiliki keterampilan mengampuni. Permintaan maaf dan pengampunan yang merupakan elemen inti dalam hubungan yang sehat sudah jarang sekali dipraktikkan dan dimiliki oleh pasangan suami istri. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka, yaitu dengan cara menganalisis tentang konsep mengampuni menurut Kristen dalam kehidupan suami istri seharusnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa upaya penting yang harus dikembangkan suami istri Kristen agar pernikahannya diwarnai keterampilan mengampuni, yaitu: Pertama, Mengajarkan makna mengampuni. Kedua, Meminta maaf pada pasangan. Ketiga, Menumbuhkan semangat rekonsiliasi. Keempat, Menumbuhkan semangat memaafkan. Kelima, Membudayakan seni meminta maaf sebagai gaya hidup. Keenam, Tindakan praktis lainnya dalam pernikahan.
References
Angin, Y. H. P., Yeniretnowati, T. A., & Arifianto, Y. A. (2020). Peran Keluarga Kristen untuk Bertahan dan Bertumbuh dalam Menghadapi Tantangan di Era Disrupsi dan Pandemi Covid-19. JURNAL TEOLOGI RAHMAT, 6(2), 128–141.
Barclay, W. (1996). Pemahaman Alkitab Setiap Hari Galatia Efesus (4th ed.). BPK Gunung Mulia.
Chan, F., & Chan, L. (2015). You and Me Forever (1st ed.). Yayasan Gloria.
Chapman, G., & Thomas, J. (2009). The Five Languages of Apology (1st ed.). Metanoia.
Dennis, & Rainey, B. (2006). Dua Hati Bersatu Dalam Doa (1st ed.). Kairos.
Fischer, K. (2012). Memaafkan Keluarga Anda (1st ed.). BPK Gunung Mulia.
Law, M. R., & Law, L. (2008). God Knows Marriage Isn’t Always Easy (1st ed.). Dioma.
Parapak, A. A. (2019a). Hidup Bahagia Selama-Lamanya? Bahan Pembinaan Pranikah (1st ed.). Scripture Union Indonesia.
Parapak, A. A. (2019b). Hidup Bahagia Selama-Lamanya? Bahan Pernikahan Pranikah (Buku Pemandu) (1st ed.). Scripture Union Indonesia.
Parapak, J. L., & LIFE, T. (2017). Growing Together : Membangun dan Memperkaya Keluarga Dalam Tuhan (1st ed.). Literatur Perkantas.
Parapak, J. L., & LIFE, T. (2018). Growing Together 3: Memperkuat dan Memperkaya Hidup Perkawinan (1st ed.). Literatur Perkantas.
Rosberg, G. (2011). Choosing To Love Again (1st ed.). Andi Offset.
Sabdono, E. (2016). Doa Bapa Kami Formula Kehidupan Orang Percaya (10th ed.). Rehobot Literature.
Sibarani, Y., & Arifianto, Y. A. (2020). Studi Analisis Makna Kata “Berahi” dan “Berkuasa” dalam Kejadian 3:16 dan Implikasinya bagi Rumah Tangga Kristen Masa Kini. Sola Scriptura: Jurnal Teologi, 1(2), 118–134.
Thomas, G. (2014). The Sacred Search (3rd ed.). Literatur Perkantas Jawa Timur.
Wiersbe, W. W. (1996). Kaya Di Dalam Kristus (3rd ed.). Yayasan Kalam Hidup.
Wright, H. N. (2008). So You’re Getting Married (4th ed.). Gloria Graffa.
Zaluchu, S. E. (2020). Struktur Artikel untuk Jurnal Ilmiah dan Teknik Penulisannya. In S. E. Zaluchu (Ed.), Strategi Menulis Jurnal Untuk Ilmu Teologi (1st ed., pp. 1–21). Golden Gate Publishing Semarang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Yakub Hendrawan Perangin Angin, Tri Astuti , Ria Pagalung (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



