Analisis Komparatif Tujuan Pendidikan Amsal 1:1-7 dan Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Pendidikan Tinggi Teologi di Indonesia

Authors

  • Eni Rombe Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega Author
  • Ragil Kristiawan Author
  • Elshadai Charis Hariyanto Author

DOI:

https://doi.org/10.55967/manthano.v5i1.23

Keywords:

educational objectives, Proverbs 1:1-7, Ki Hajar Dewantara, higher education, holistic Indonesian human beings, tujuan pendidikan, Amsal 1:1-7, pendidikan tinggi, manusia Indonesia seutuhnya

Abstract

Abstract: This study aims to compare the concept of educational objectives in Proverbs 1:1-7 with the thoughts of Ki Hajar Dewantara, and to formulate their implications for higher education in Indonesia. Employing a qualitative approach with library research methods, primary data sources include Proverbs 1:1-7 and Ki Hajar Dewantara's works, while secondary data are derived from relevant theological and pedagogical literature. Data analysis was conducted using qualitative content analysis and comparative approaches. The findings reveal that Proverbs 1:1-7 emphasises "the fear of the Lord" as the foundation of education oriented toward forming wise, just, and honest individuals. Ki Hajar Dewantara's thoughts emphasise education that liberates humans through a balance of thought, feeling, physical development, and heart, rooted in the nation's cultural values. The convergence of both concepts lies in their holistic vision and rejection of educational reductionism, while their divergence lies in the source of authority and orientation of ultimate goals. The implications for Indonesian higher education include formulating a holistic graduate profile, strengthening character education, and developing contextual curricula that integrate spiritual values and local wisdom.

 

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif konsep tujuan pendidikan dalam Amsal 1:1-7 dan pemikiran Ki Hajar Dewantara serta merumuskan implikasinya bagi pendidikan tinggi Teologi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, data primer bersumber dari Kitab Amsal 1:1-7 dan karya Ki Hajar Dewantara, sementara data sekunder berasal dari literatur teologis dan pedagogis yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi kualitatif dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amsal 1:1-7 menekankan "takut akan Tuhan" sebagai fondasi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan manusia berhikmat, adil, dan jujur. Pemikiran Ki Hajar Dewantara menekankan pendidikan yang memerdekakan manusia melalui keseimbangan olah pikir, rasa, raga, dan hati serta berakar pada nilai budaya bangsa. Titik temu kedua konsep terletak pada visi holistik dan penolakan terhadap reduksionisme pendidikan Teoligi di Inonesia, sementara perbedaannya terletak pada sumber otoritas dan orientasi tujuan akhir. Implikasi bagi pendidikan tinggi Teologi di Indonesia meliputi perumusan profil lulusan utuh, penguatan pendidikan karakter, dan pengembangan kurikulum kontekstual yang mengintegrasikan nilai spiritual dan kearifan lokal.

References

Ali, M. I., Sholiha, M., & Hasani, S. (2025). Belajar Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan : Studi Analisis Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara educational concept. 4(3), 445–455. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.191

Amelia, B. D., Dupa, A. P., & Idrus, A. (2025). Ki Hadjar Dewantara ’ s Philosophy of Education. 6, 721–729. https://doi.org/10.55351/prajaiswara.v6i3.236

Avoseh, M. B. M. (2013). Proverbs as Theoretical Frameworks for Lifelong Learning in Indigenous African Education. Adult Education Quarterly, 63(3), 236–250. https://doi.org/10.1177/0741713612462601

Babazade, Y. (n.d.). Proverbs in Pedagogy : Their Role in Language Teaching and Cultural Transmission. 69–82.

Brown, F., Driver, S. R., & Briggs, C. A. (2000). Enhanced Brown-Driver-Briggs Hebrew and English Lexicon. Logos Research Systems.

Dewi, D. P., Ramadhani, G. P., Hanifa, Z. A., & Sauri, S. (2025). Revitalizing Character Education In The Digital Age Based On The Principle Of " Ing Ngarsa Sung Tuladha " By Ki Hajar Dewantara. 28(2), 293–306. https://doi.org/10.20961/paedagogia.v28i2.102125

Efendy, T. (2023). Konsep Sistem Among Dalam Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6), 1231–1242. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.274

Eka Yanuarti. (2017). DEWANTARA DAN RELEVANSINYA. 11(2), 237–266.

Ergashbayev, S. (2025). INTERNATIONAL JOURNAL OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE. 05(10), 68–73.

Gesenius, W., & Tregelles, S. P. (2003). Gesenius’ Hebrew and Chaldee Lexicon to the Old Testament Scriptures. Logos Research Systems.

Gunarto, H., Lokal, K., & Dewantara, K. H. (2025). Jurnal Riset Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Riset Pedagogi dan Pembelajaran. 9(2), 18–37.

Hidayati, N. N., & Nihayah, D. H. (2025). A COMPARATIVE STUDY OF CHARACTER EDUCATION PRACTICES ACROSS NATIONS : LESSONS AND INSIGHTS. 1(1), 26–54.

Ilham, D. (2019). Menggagas Pendidikan Nilai dalam Sistem Pendidikan Nasional. 8(3), 109–122.

Istiningsih, G. (2025). Education based on local wisdom : An alternative model for the integration of cultural values in the school curriculum in Indonesia. 1, 1–23. https://doi.org/10.31603/bised.175

Kalifah, K., Royyan, M., & Handayani, F. (2025). Belajar untuk Siapa ? Telaah Kritis atas Orientasi Motivasi Mahasiswa di Tengah Komersialisasi Pendidikan Tinggi ( Learning for Whom ? A Critical Analysis of University Students ’ Motivational Orientation in the Context of Higher Education Commercialization ). 24(2), 144–155. https://doi.org/10.24167/psidim.v24i2.13898

Koehler-Baumgartner. (2001). The Hebrew and Aramaic Lexicon of the Old Testament. Brill.

Kozlova, E. E. (2021). King Solomon and the ‘Anatomy’ of Wisdom. Journal for the Study of the Old Testament, 46(2), 249–268. https://doi.org/10.1177/03090892211012439

Kristiawan, Ragil, E. E. P. (2025). Hidup benar menurut kitab amsal dan implikasinya bagi pendidikan kristen masa kini. I(I), 19–38.

Kristiawan, R. (2016). Pengenalan Pada Perjanjian Lama. KAO Press.

Kristiawan, R. (2024). Kemalasan dalam Perspektif Kitab Amsal. Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab, 1(1), 22–32. https://doi.org/10.69668/juita.v1i1.5

Literatur, P., Fitrianto, A., & Nugroho, S. (2025). Kepemimpinan Berbasis Tringa : Sintesis Nilai Astabrata dan Filosofi Ki Hajar Dewantara. 4, 9–20.

Lumiling, R. K. A. V. (2024). Hikmat Dalam Mengatur Perkataan: Studi Tematis Penggunaan Kata “Lidah” Dalam Kitab Amsal. Hymnos: Jurnal Teologi Dan Keagamaan Kristen, 1(1), 15–28.

Musanna, A. (2017). INDIGENISASI PENDIDIKAN : Rasionalitas Revitalisasi Praksis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara INDIGENIZING EDUCATION : Rationalization toward Revitalization of Ki Hadjar Dewantara Educational Praxis. 2, 117–133.

Nugroho, G. B., Studi, P., & Pendidikan, F. (2023). BASIS DALAM MERDEKA BELAJAR UNTUK MENCETAK MANUSIA INDONESIA BERKARAKTER. 21(1), 28–40. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v21i1.4374

Pandiangan, D. F., & Albina, M. (2025). Model dan Tahapan Penelitian Kuantitatif : Pendekatan Teoretis dan Praktis dalam Kajian Pendidikan. 724–730.

Pendidikan, D. A. N. U., & Makassar, M. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. 2(1), 1–8.

Putra, T., Nirwana, H., Sukma, D., Putra, T., Nirwana, H., Sukma, D., & Padang, U. N. (2025). Risalah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Nilai-Nilai Pendidikan pada Pemikiran Ki Hajar Dewantara. 11(4), 1867–1873.

Riyadi, I. (2025). Educational Leadership In The 21st Century : The Relevance Of The Among Ki Hajar Dewantara System The 21st century is marked by rapid changes in various fields , especially.

Rombe, E. (2016). Belajar Statistika dengan Mudah: Dilengkapi dengan Konsep & Aplikasi SPSS Versi 17 (Vol. 1). Kristus Alfa Omega Press.

Rombe, E. (2021). Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Pemahaman Gambar Diri Anak Remaja Di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Alfa Omega Boja. Shift Key : Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 11(2), 144–159. https://doi.org/10.37465/shiftkey.v11i2.192

Rosita, L., & Si, M. (2018). JIPSi. VIII(1).

Sihab, W., Achmad, M., & Indonesia, U. I. (2025). Relevansi Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam Konteks Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. 3.

Simanjuntak, A. P., Sejati, H., Kristen, P. A., & Kristen, K. (2025). Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Modern Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Modern. 9(3), 56–69.

Susilo, D. P., Manik, D. F., & Rombe, E. (2022). Volume 7 | Nomor 1 | Maret 2022 Pentingnya Pendidikan Rohani bagi Anak dalam Keluarga di Era Disruptif. 7, 120–136.

Teknologi, J., Dan, P., Jtpp, P., Nurrisa, F., & Hermina, D. (2025). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian : Strategi , Tahapan , dan Analisis Data Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran ( JTPP ). 02(03), 793–800.

Teologi, J., Kristen, A., Rantesalu, M. B., Lele, J. I., & Pay, Y. M. (2025). Hikmat yang mendidik : Dimensi trinitaris hokmah dan pedagogi formasi karakter dalam kitab Amsal. 11(3), 692–705.

Tjondro, E., Catur, I., Suryoadi, O., Situmeang, K., & Petra, K. (2025). Pendidikan Agama Kristen dan Pancasila : Upaya Membangun Kesadaran Multikultural Generasi Muda di Indonesia. 1, 22–43.

Towaf, S. M. (2017). The National Heritage of Ki Hadjar Dewantara in Taman Siswa about Culture-Based Education and Learning. 2017(2016), 455–471. https://doi.org/10.18502/kss.v1i3.768

Widiyarto, S., & Purnomo, B. (2023). Freedom to Learn in Ki Hajar Dewantara ’ s Perspective : Historical Studies and Their Relevance to Character Education International Journal of Business , Law , and Education. 4(2), 837–844.

William L. Holladay. (2015). A Concise Hebrew and Aramaic Lexicon of The Old Testament (3rd ed.). William B. Erdmans Publishing Company.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Komparatif Tujuan Pendidikan Amsal 1:1-7 dan Pemikiran Ki Hajar Dewantara untuk Pendidikan Tinggi Teologi di Indonesia. (2026). Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 5(1), 15-36. https://doi.org/10.55967/manthano.v5i1.23