PAK dan Teologi Martabat Manusia: Integrasi Imago Dei dalam Moralitas dan Etis Generasi Muda

Authors

  • Yohana Fajar Rahayu Sekolah Tinggi Teologi Nusantara, Salatiga, Indonesia Author
  • Elisa Nimbo Sumual Sekolah Tinggi Alkitab Batu, Indonesia Author
  • Yonatan Alex Arifianto Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.55967/manthano.v4i2.34

Keywords:

Pendidikan Agama Kristen, teologi martabat manusia, Imago Dei, pembelajaran moralitas, formasi etis

Abstract

The moral crisis and decline in human values affecting the younger generation demand a renewal in educational approaches, particularly in Christian religious education. Education that focuses solely on cognitive and doctrinal aspects has proven insufficient in shaping the character and ethical awareness of students in a holistic manner. The absence of a strong theological foundation in the design of Christian religious education has caused the educational process to lose its transformative power. The phenomenon of the decline in human values and morality, and the loss of empathy among the younger generation, reinforces the urgency of a more humanistic and spiritual approach. This study aims to integrate the values of Imago Dei into the design of moral learning as a form of implementing the theology of human dignity in Christian religious education. Using a descriptive qualitative method with a literature review approach, it can be concluded that the Imago Dei as the theological foundation of moral education must be strong to prevent a moral crisis among the younger generation, as this is a contextual challenge for Christian religious education in this era. The need to integrate the theology of human dignity into moral education design will bring a more humanising face to Christian religious education. This serves as an ethical and pastoral implication for the church and school

Abstrak

Krisis moralitas dan nilai kemanusiaan yang melanda generasi muda menuntut adanya pembaharuan dalam pendekatan pendidikan, khususnya dalam PAK. Pendidikan yang hanya berfokus pada aspek kognitif dan doktrinal terbukti tidak cukup membentuk karakter dan kesadaran etis peserta didik secara utuh. Ketidakhadiran fondasi teologis yang kuat dalam desain pembelajaran PAK menjadikan proses pendidikan kehilangan daya transformatifnya. Fenomena dekadensi nilai kemanusiaan dan moralitas, dan hilangnya empati di kalangan generasi penerus, memperkuat urgensi pendekatan yang lebih humanistik dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Imago Dei dalam desain pembelajaran moralitas sebagai bentuk implementasi teologi martabat manusia dalam PAK. Menggunkan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka maka dapat dinyatakan kesimpulan bahwa imago dei sebagai dasar teologis pembelajaran moral dalam PAK harus kuat supya tidak terjadi krisis moralitas di generasi muda, sebab ini adalah  tantangan kontekstual pendidikan agama Kristen di era ini. perlunya integrasi teologi martabat manusia dalam desain pembelajaran moralitas akan membawa wajah PAK yang memanusiakan. ini sebagai bagian implikasi etis dan pastoral bagi gereja dan sekolah.  

References

Aliano, Y. A., & Riyanto, F. X. E. A. (2022). Pemulihan Martabat Manusia dalam Perspektif Metafisika Persahabatan. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 162–172. https://doi.org/10.23887/jfi.v5i2.42402

Amalia Yunia Rahmawati. (2020). Aborsi dan Penghormatan Terhadap Martabat Manusia Menurut Tinjauan Moral Kristiani. Repositori Unwira, July, 1–23.

Arifianto, Y. A. (2023a). Gembala dan Keteladanannya: Menepis Kritikan Isu Degradasi Moral Pemimpin Kristen. EUANGGELION: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(1), 50–61. https://doi.org/10.61390/euanggelion.v4i1.60

Arifianto, Y. A. (2023b). Pendidikan Kristen Sebagai Upaya Mengatasi Degradasi Moralitas dan Mereduksi Sikap Acuh Generasi Penerus terhadap Agama. Discreet: Journal Didache of Christian Education, 3(1), 37–46.

Azuawusiefe, C. (2009). Imago Dei as The Basis For Human Dignity. Hekima Review, 41, 96–106.

Bedford-Strohm, H. (2013). Human Dignity: a Global Ethical Perspective. Scriptura, 104(0), 211. https://doi.org/10.7833/104-0-181

Boiliu, F. M. (2020). Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(1), 107–119. https://doi.org/10.51828/td.v10i1.17

Claassens, L., & Juliana, M. (2011). Human dignity in the prophetic traditions: Upholding human worth in a context of dehumanisation. Nederduitse Gereformeerde Teologiese Tydskrif, 52(1), 34–44. https://doi.org/10.5952/52-1-4

I Putu Ayub Darmawan, D. (2023). Pendidikan dalam Gereja Sebagai Bentuk Partisipasi Kristen dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. 1(1), 50–61.

Kristianus Bayu Pranata, & Nehemia Nome. (2023). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Agen Restorasi Pendidikan Dalam Mewujudkan Kehidupan Beragama Yang Harmonis Di Sekolah–Sekolah. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 6(2), 37–63. https://doi.org/10.58919/juftek.v6i2.67

Łużyński, W. (2021). Education In The Context Of Christian Humanism. Reflections Based On The Teaching Of Benedict Xvi. Carthaginensia, 37(71), 167–180.

Mangaronda, J. (2022). Peranan Pendidikan Agama Kristen Bagi Pemuda Kristen. EUANGGELION: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 96–110. https://doi.org/10.61390/euanggelion.v2i2.30

Masut, V. R., Barut, M. C. P. N., Muwa, F., & Budi, A. S. (2022). Tinjauan Gaudium Et Spes Tentang Martabat Manusia Dalam Kasus Terorisme. Jurnal Masalah Pastoral. https://doi.org/10.60011/jumpa.v10i2.72

Maure, O. S. T., & Amirudin, A. (2023). Kajian Teologis Terhadap Citra Diri Manusia Sebagai Ciptaan Yang Mulia. Jurnal Teologi Cultivation, 7(1), 46–60. https://doi.org/10.46965/jtc.v7i1.2268

Ndruru, Y., Teko, A., & Tapilaha, S. R. (2024). Teologi Pendidikan Agama Kristen: Fondasi Dan Implikasi Untuk Pendidikan Modern. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 2(2), 167–176.

Norsworthy, B., & Belcher, C. (2015). Teachers’ Understanding of Imago Dei. International Christian Community of Teacher Educators Journal, 10(2), 4.

Nurlatu, J., Tafonao, M., Mosin, T., & Setiawan, D. E. (2021). Upaya Pembinaan Warga Gereja Dalam Mengatasi Degradasi Moral Pada Kaum Muda. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 2(2), 269–282. https://doi.org/10.46348/car.v2i2.63

Paembonan, Y., & Ronda, D. (2024). Revitalisasi Nilai-nilai Imago Dei dalam Pembentukan Karakter Anak Pada Era Digital. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(2), 97–111. https://doi.org/10.34307/sophia.v5i2.281

Prihatmojo, A., & Badawi, B. (2020). Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Mencegah Degradasi Moral di Era 4.0. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142–150. https://doi.org/10.20961/jdc.v4i1.41129

Silalahi, E. A. (2022). Gereja Menjadi Mitra Pendidikan Kristen. Jurnal Arrabona, 2(1), 18–40. https://doi.org/10.57058/juar.v2i1.27

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tarihoran, E. (2024). Pembentukan Katekis Zaman Moderen: Memahami Makna Biblis-Teologis Martabat Manusia Dalam Rangka Evangelisasi Baru. Jurnal Pelayanan Pastoral, 5(2), 122–135.

Turiel, E. (2001). The Culture of Morality. The Culture of Morality. https://doi.org/10.1017/cbo9780511613500

Wijaya, Y. (2024). Makna Keselamatan: Tujuan Penciptaan Manusia Berdasarkan Konsep Imago Dei. Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.59376/philo.v2i2.29

Yohanes, H. (2024). Manusia sebagai Citra Allah di Bait Semesta: Tinjauan terhadap Imago Dei, Homo Liturgicus, dan Implikasi terhadap Pendidikan Kristen. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 9(1), 247–266. https://doi.org/10.30648/dun.v9i1.1452

Yulianti, H., Marpaung, S. N., Sitanggang, A. A., Manik, A. P. M., & Nababan, D. (2022). Peranan Pak Dalam Membentuk Moralitas Pemuda. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 1(4), 129–133.

Published

2025-09-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

PAK dan Teologi Martabat Manusia: Integrasi Imago Dei dalam Moralitas dan Etis Generasi Muda. (2025). Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 4(2), 101-111. https://doi.org/10.55967/manthano.v4i2.34