Pedagogia Humanitatis: Transformasi Paradigmatik PAK sebagai Counter-Hegemony terhadap Diskriminasi Reigius dalam Masyarakat Multikultural Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55967/manthano.v4i2.35Keywords:
peran Pendidikan Agama Kristen, humanitarian religion, pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, keadilan sosialAbstract
This study aims to re-examine the role of Christian Religious Education (PAK) within Indonesia’s pluralistic society by proposing the paradigm of Humanitarian Religion. This paradigm emphasizes love, empathy, solidarity, and commitment to social justice as the foundation of Christian praxis. The research employs a library-based method with an interdisciplinary approach that integrates public theology, critical pedagogy, theories of justice, and studies on religious pluralism. The findings suggest that PAK can gain renewed relevance when directed toward interfaith dialogue, social case-based learning, and the promotion of universal humanitarian values. The implication of this study highlights the necessity for PAK to shift from a dogmatic model toward a humanistic praxis that nurtures church members as agents of peace, tolerance, and social justice. The novelty of this research lies in offering a conceptual framework of PAK grounded in Humanitarian Religion, which remains underexplored in the context of Christian religious education studies in Indonesia.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam konteks masyarakat majemuk Indonesia dengan menawarkan paradigma Humanitarian Religion. Paradigma ini menekankan kasih, empati, solidaritas, serta komitmen terhadap keadilan sosial sebagai landasan praksis iman Kristen. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan teologi publik, teori pendidikan kritis, filsafat keadilan, serta studi tentang pluralisme agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAK dapat memperoleh relevansi baru apabila diarahkan pada pembelajaran yang berbasis dialog lintas iman, studi kasus sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan universal. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pergeseran PAK dari model dogmatis ke arah praksis humanis yang membentuk warga gereja sebagai agen perdamaian, toleransi, dan keadilan sosial. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada tawaran kerangka konseptual PAK berbasis Humanitarian Religion yang belum banyak dieksplorasi dalam kajian pendidikan agama Kristen di Indonesia.
References
Abubakar, I. (2018). Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila di Era Milenia. Jurnal Majelis: Media Aspirasi Konstitusi Sekretariat MPR RI, 33,43.
Afifuddin, H. (2020). Inklusivisme dan Toleransi Kotekstualisasi Pendidikan Agama di Sekolah. CV. Pena Persada.
Bagir, Z. A. (2020). Religious Diversity and Education in Indonesia: An Overview. In Studia Islamika (Vol. 27, Issue 3).
Bartles-Smith, A. (2022). Religion and international humanitarian law. International Review of the Red Cross, 104(920–921), 1725–1761. https://doi.org/10.1017/S1816383122000376
Cahyani Isnaini, Fitri Ayu, Abdul Malik, M. Safe’i Maulana, Sucipto Andika, & Mustafiyanti Mustafiyanti. (2024). Pendekatan Humanistik Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Perspektif : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 2(2), 138–146. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i2.1286
Chanel, H. (n.d.). Penegakan Hukum Kasus Intoleran Persekusi dan Perusakan Vila Retret di Desa Tangkil Cidahu Sukabumi. HukumID Chanel. https://hukumid.co.id/penegakan-hukum-kasus-intoleran-persekusi-dan-perusakan-vila-retret-di-desa-tangkil-cidahu-sukabumi/?
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage.
Databoks. (2024). Mayoritas Penduduk Indonesia Beragama Islam Pada Semester I 2024. Databoks Katadata. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/66b45dd8e5dd0/mayoritas-penduduk-indonesia-beragama-islam-pada-semester-i-2024
Elwira Simamora, Imelda Tambunan, Sani Bancin, & Samsul Lumbanraja. (2024). Transformasi Pendidikan Agama Kristen: dari Masa Lalu Hingga Masa Kini. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 3(1), 38–46. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v3i1.861
Emedia DPR RI. (2025). Intoleransi Berujung Kasus Pidana di Sukabumi, Legislator Ingatkan Beribadah Hak setiap Warga. Emedia. https://emedia.dpr.go.id/2025/07/03/intoleransi-berujung-kasus-pidana-di-sukabumi-legislator-ingatkan-beribadah-hak-setiap-warga/?
Febrianto. (2017). Pluralisme Agama dan Dialog: Sebuah Perspektif Injili terhadap Teologi Agama-Agama Paul F. Knitter. Consilium: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 16(1), 165–189.
Ferdi Eka Darma, Walde Mesah, & Semuel Linggi Topayaung. (2024). Pentingnya Pendidikan Agama Kristen untuk Membangun Toleransi pada Masyarakat Majemuk. Anugerah : Jurnal Pendidikan Kristiani Dan Kateketik Katolik, 1(4), 13–22. https://doi.org/10.61132/anugerah.v1i4.195
Freire, P. (2005). Pedagogy of The Oppressed (30th Anniv). The Continum International Publishing Group.
GoodStats. (n.d.). Kasus Intoleransi di Indonesia: Jumlah, Penyebab, Pelaku dan Contohnya. https://goodstats.id/article/intoleransi-agama-di-indonesia-HdiJw
Gulo, R. P., Mbelanggedo, N., & Padakari, S. (2024). Membentuk Identitas Kristen yang Toleran: Pendidikan Moderasi Beragama sebagai Pilar Kebhinekaan. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 8(1), 1–27. https://doi.org/10.54345/jta.v8i1.166
Hoon, C. Y. (2013). Multicultural citizenship education in Indonesia: The case of a Chinese Christian school. Journal of Southeast Asian Studies, 44(3), 490–510. https://doi.org/10.1017/S0022463413000349
Hutagalung, R. M. (2023). Tantangan Dalam Kekristenan Pada Abad 21 Mengenai Konsep Soteriologi. Jurnal Ap-Kain, 1(2), 94–108. https://doi.org/10.52879/jak.v1i2.100
INEWS.ID. (n.d.). Penjaga Vila Ungkap Fakta Mengejutkan saat Aksi Intoleransi Berujung Perusakan di Sukabumi. INEWS.ID. https://www.inews.id/news/nasional/penjaga-vila-ungkap-fakta-mengejutkan-saat-aksi-intoleransi-berujung-perusakan-di-sukabumi?
Joas Adiprasetya. (1999). Etikosenrisme Hans Kung dan Soteriosentrisme Paul F. Knitter. In Agama dalam Dialog: Pencerahan, Perdamaian dan Masa Depan. Punjung Tulis 60 Tahun Prof. DR. Olaf Herbert Schumann. BPK Gunung Mulia.
Ju’subaidi, J., Muhadjir, N., & Sumarno, S. (2016). Paradigma pendidikan agama dalam masyarakat plural. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 20(2), 179–197. https://doi.org/10.21831/pep.v20i2.7256
Jura, D. (2018). Pendidikan Agama Kristen dalam Rimba Kontemplasi. UKI Press.
Kalew, G. M., Mokalu, V. R., & Sopacoly, M. M. (2022). PAK yang Responsif dan Antisipatif Terhadap Kejahatan Seksual Online Pada Remaja. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(1), 231–254. https://doi.org/10.38189/jtbh.v5i1.252
Keuwel, H. K. (2010). Seri Studi Kebudayaan 1 Pluralisme Multiulturalisme dan batas batas Toleransi. Program Studi Antropologi FIB Universitas Brawijaya. http://files/2785/Seri_Studi_Kebudayaan_1_Pluralisme_Multi.pdf
Kia, A. D., & Mejesty, G. T. (2025). Konstruksi Pendidikan Agama Kristen Di Era Disrupsi. Widina Media Utama.
Knitter, P. F. (1985). No Other Name?: A Critical Survey of Christian Attitudes toward the World Religions. SCM.
Knitter, P. F. (1995). One Earth Many Religions: Multifaith Dialogue and Global Responsibility. Orbis.
Knitter, P. F. (1996). Jesus and the Other Names: Christian Mission and Global Responsibility. Orbis.
Knitter, P. F. (2002). Introduction to the Theology of Religion. Orbis.
Krisandi, E., Setyono, B., & Utomo, T. C. (2013). Resolusi konflik komunal di Maluku pasca reformasi. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 0, 96–101. www.fisipundip.ac.id
Lahagu, A. (2020). Menyikapi Tantangan Dan Harapan Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Yang Majemuk. OSFPreprint, July, 95–105. https://doi.org/10.31219/osf.io/z4kdp
Lena Natalia, Hendrik A. E. Lao, A. W. (2024). Keselarasan Nilai Pancasila dengan Nilai Pendidikan Agama Kristen. Pendidikan Agama Dan Teologi, 2(3), 101–110.
Manalu, I. L., Sutrisno, S., Valentina, L., Bintoro, W., & Pasaribu, D. (2023). Model Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Masyarakat Majemuk di Indonesia. Indonesia Journal of Religious, 6(1), 45–57. https://doi.org/10.46362/ijr.v6i1.29
Maurenis, P. A. (2020). Kristen dan Teknologi: Etika, Literasi dan Ciptaan: Christianity and Technology: Ethics, Literacy and Creation. Jurnal Teologi Amreta, 3(2), 101–123.
Media Sahabat Muda Indonesia. (2025). Negara Diingatkan Jangan Kalah Dengan Intoleransi. Askara. https://www.askara.co/read/2025/07/02/57548/negara-diingatkan-jangan-kalah-dengan-intoleransi
Melkisedek Melkisedek, Marni Marni, Semuel Linggi Topayung, & Melisusanti Beli. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Toleransi di Masyarakat Majemuk. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(4), 296–311. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i4.423
Noh Ibrahim Boiliu. (2016). Tuhan, Manusia Bertuhan dan Potret Moralitas Tuhan dalam Kehidupan Praktis Manusia Bertuhan. Torah : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 28–29.
Nurhavivah, D. A. (2024). Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Toleransi beragama Siswa SD Dharma Karya UT Pondok Cabe Tanggerang Selatan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nuryatno, A. (2016). Religious Education and the Challenge of Pluralism in Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 28(1), 140–155. https://doi.org/10.15575/jpi.v28i1.541
Patton, M. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). Sage Publications.
Pergerakan Indonesia Untuk Semua. (n.d.). Massa Beringgas, Usir Peserta dan Rusak Villa Tempat Retret. Gerakanpis. https://gerakanpis.id/massa-beringas-usir-peserta-dan-rusak-villa-tempat-retret/
Pfanner, T. (2009). Various mechanisms and approaches for implementing international humanitarian law and protecting and assisting war victims. International Review of the Red Cross, 91(874), 279–328. https://doi.org/10.1017/S1816383109990300
Rantung Djoys Anneke. (2017). Pendidikan Agama Kristen dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk. Lintang Rasi Aksara Books.
RCTI+. (n.d.). Terungkap! Aksi Intoleransi di Sukabumi Menimpa Pelajar Kristen saat Ibadah Retreat. RCTI+. https://www.rctiplus.com/news/detail/terkini/4797271/terungkap-aksi-intoleransi-di-sukabumi-menimpa-pelajar-kristen-saat-ibadah-retreat?
Robikhah, A. S. (2018). Paradigma Pendidikan Pembebasan Paulo Freire Dalam Konteks Pendidikan Agama Islam. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(01), 1–16. https://doi.org/10.37542/iq.v1i01.3
Saputra, A. (2024). Pendidikan Agama Kristen Dan Pembelajaran Inklusif Dalam Kurikulum Merdeka. Educational Journal: General and Specific Research, 4(3), 695–704.
Sarimata, Z. A. W. (2024). Teladan Misi Yesus Terhadap Kaum Marginal Menurut Injil Lukas dan Implikasinya Bagi Citra Diri Penyandang Disabilitas. CONSCIENTIA: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.60157/conscientia.v3i1.58
Sassòli, M. (2007). The implementation of international humanitarian law: Current and inherent challenges. Yearbook of International Humanitarian Law, 10, 45–73. https://doi.org/10.1017/S1389135907000451
Sembiring, H. &, Harianto, Y. H., Lena, *, & Sembiring, A. (2024). Integrasi Nilai Pancasila dan Iman Kristen di Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mengantisipasi Tantangan Global. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 47–62.
Setiawan, H. L., & Bungaa, D. M. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila melalui Pendidikan Agama Kristen: Studi pada SMKN 1 Kendari. Immanuel: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(1), 93–103. https://doi.org/10.46305/im.v5i1.89
Setyabudi, M. N. P. (2021). Esoterisme, Toleransi Dan Dinamika Keagamaan. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.24897
Simamora, M. (2025). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Memanfaatkan Norma Sosial Sebagai Upaya Membangun Karakter Siswa SDN 064959 Medan Area Marpaulina Simamora pribadi yang baik bagi setiap siswa . Sebagai bagian integral dari pendidikan nasional , mengakibatkan bul. Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 2(2), 43–57.
Stevanus, K. (2020). Memaknai Kisah Orang Samaria yang Murah Hati Menurut Lukas 10:25-37 sebagai Upaya Pencegahan Konflik. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.34307/b.v3i1.99
Sumantri, M. S. (2022). Model Pembelajaran Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Deepublish.
Sunaryo, S. (2022). Konsep Fairness John Rawls, Kritik dan Relevansinya. Jurnal Konstitusi, 19(1), 001. https://doi.org/10.31078/jk1911
Suswandari, Abdullah, D. A., Febrianto, Hernawati, & Rochman, K. N. (2021). Chapter Kearifan Lokal dan Multikulturalisme di Indonesia: Memperkuat Rasa Cinta Indonesia. Uhamka Press.
Tonis, D. S., Gamerakai, S., Kii, S. I., & Tapilaha, S. R. (2025). Peran Guru PAK dalam Menerapkan Pembelajaran Inklusif Berbasis Kasih. Jurnal Riset Rumpun Agama …, 4(2), 396–410. https://prin.or.id/index.php/JURRAFI/article/view/5348
Waruwu, Y., & Hulu, N. W. (2022). Integrasi Nilai-Nilai Etika dalam Pendidikan Kristen. Indonesia Journal of Religion, 3(1), 45–60.
Y. Natonis, H., Hutabarat, O., Leobisa, J., Udju, A. H., Natonis, S., Sitopu, R., & Alexander, A. (2022). Sosialisasi Implementasi Pembelajaran PAK yang Humanis di SMTK Kabupaten TTS. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 75–89. https://doi.org/10.55506/arch.v2i1.50
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Djoys Anneke Rantung (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



