Diskursus Guru Kristen: Diciptakan untuk Mendidik, Mengajar dan Melayani

Authors

  • Grace Son Nassa Sekolah Kristen Kalam Kudus, Bali, Indonesia Author
  • Yornan Masinambow STAK Reformed Remnant Internasional, Minahasa, Indonesia Author
  • Masye Rompa STAK Reformed Remnant Internasional, Minahasa, Indonesia Author
  • Nahor Banfatin STAK Reformed Remnant Internasional, Minahasa, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.55967/manthano.v3i2.44

Keywords:

Guru Kristen, Mendidik, Mengajar, Teladan Kristus

Abstract

Abstract

This article describe and analyze the Christian teacher discursively, where the Christian teacher is created to educate also teach, and serve. Christian teachers must first understand the theological concepts of creation to redemption as fundamental in educating students. Christian teachers must rely on Christ as a guide for their teaching and education in addition to themselves with various scientific perspectives. In this article, a qualitative research approach with a literature study method is used to describe and analyze Christian teachers. The results found are that Christian teachers in their progress as educators must have biblical insights that are first attached to the teacher and then implemented in students. In addition, Christian teachers need to be creative and effective like Christ who in His teaching attracted the attention of many people, complicated teaching but simplified as best as possible but with the aim of proclaiming the Kingdom of God. The Christian teacher's biblical knowledge and creativity are based on introducing God based on His word to the learners. Christian teachers must upgrade themselves in teaching and educating, not be rigid and follow Christ who taught with power, creativity and effectiveness, in contrast to the scribes who taught as a formality and stuck to legalism. In this way, the Christian teacher's progress is discursively dynamic, meeting the challenges of the times while at the same time adhering to biblical insights based on the teaching of Jesus Christ, the Great Teacher. 

Abstrak

Artikel menjabarkan serta menganalisis tentang guru Kristen secara diskursif, dimana guru Kristen dicipta untuk mendidik sekaligus mengajar dan melayani. Guru Kristen harus terlebih dahulu memahami konsep teologis penciptaan hingga penebusan sebagai hal fundamental dalam mendidik para peserta didik. Guru Kristen harus mengandalkan Kristus sebagai pedoman pengajaran dan pendidikannya selain diri mereka sendiri dengan berbagai perspektif keilmuan yang ada. Dalam artikel ini, pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan digunakan untuk mendeskripsikan serta menganalisis guru Kristen. Adapun hasil yang ditemukan adalah guru Kristen dalam kemajuannya sebagai pendidik harus memiliki wawasan alkitabiah yang terlebih dahulu melekat dalam diri guru lalu diimplementasikan pada peserta didik. Selain itu, guru Kristen perlu kreatif dan efektif seperti Kristus yang dalam pengajaran-Nya yang menarik perhatian banyak orang, pengajaran yang rumit namun disederhanakan sebaik mungkin namun dengan tujuan pewartaan Kerajaan Allah. Wawasan alkitabiah dan kreatifitas guru Kristen didasarkan pada memerkenalkan Allah berdasarkan firman-Nya kepada para peserta didik. Guru Kristen harus mengupgrade diri dalam mengajar dan mendidik, tidak kaku serta mengikuti Kristus yang mengajar dengan berotoritas, kreativitas, dan efektivitas, kontras dengan para ahli Taurat yang mengajar sebagai formalitas dan terjebak pada legalisme. Dengan begitu, kemajuan guru Kristen secara diskursif adalah bergerak dinamis, memenuhi tantangan zaman namun pada saat yang sama berpatokan pada wawasan alkitabiah berdasarkan pada pengajaran Yesus Kristus, Sang Guru Agung. 

References

Adiprasetya, J. (2023). Berteologi dalam Iman: Dasar-dasar Teologi Sistematika-Konstruktif. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Anouw, Y. (2022). Kebenaran Alkitab Mendewasakan Umat Allah Menurut Ii Timotius 3:14-16. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 6(1), 99–116. https://doi.org/10.51730/ed.v6i1.96

Br Sembiring, E. H., & Tanti Listiani. (2023). Guru Kristen Profesional di Era Digital Sebuah Kajian Filsafat. Harati : Jurnal Pendidikan Kristen, 3(vol 3 (2023)), 124–140.

Drewes, B. F., & Mojau, J. (2009). Apa itu Teologi?: Pengantar ke dalam Ilmu Teologi. BPK Gunung Mulia.

Esther Rela Intarti. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai Motivator. Jurnal Pendidikan Agama Kristen. REGULA FIDEI, 4(1), 36–46.

Fernando, Y. V., Bayage, A., & Laka, R. A. (2022). Kualitas Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mendidik Generasi Z di Era Digital. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6775–6787.

Foucault, M. (1972). The Archaeology of Knowledge (A. M. Sheridan-Smith (ed.)). Tavistok Publications.

Hoffecker, A. (2011). Membangun Wawasan Dunia Kristen I. Momentum.

Hutapea, R. H. (2020). Kreativitas Mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen Di Masa Covid-19. Didache: Journal of Christian Education, 1(1), 1–12.

Istiqomah, Nur, A., Lestari, W., Tria Anggraeni, F., & Tri Puji Utami, W. (2023). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kreativitas Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Di SD Negeri 3 Brosot. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, Vol. 6, No(2), 10–18.

Jonch, C. (2019). Potret Yesus Sebagai Guru-Gembala: Pendekatan Naratif Terhadap Yohanes 10:1-21. Matana Publishing.

Kadarmanto, M. (2017). Reafirmasi Sola Scriptura: Mendidik dalam Wawasan Alkitabiah. In Reformasi dan Pendidikan Kristen: Sebuah Antologi Memperingati 500 Tahun Reformasi (p. 123). Penerbit Gnosis.

Latif, Y. (2020). Pendidikan yang Berkebudayaan: Histori, Konsepsi, dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif. Gramedia Pustaka Utama.

Lumban Gaol, N. T., & Nababan, A. (2019). Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 89–96. https://doi.org/10.24246/j.jk.2019.v6.i1.p89-96

Maria Saragih, Riski Erisah Simanjuntak, Risma Darma Ulima Banurea, R., & Pasaribu, D. N. (2023). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Kerohanian siswa. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(2), 7.

Mega, C. K., & Saingo, Y. A. (2024). Analisis Model Pengajaran Yesus Dengan Pola Perumpamaan ( Parables Of Teaching ). Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(2), 277–291.

Mills, S. (1999). Discourse. Routledge Publisher.

Naibaho, Jenni Trimaya Lumbantoruan, Harni Rospita Nababan, Henni Jannimar, S. S. D. (2023). Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Karakter Siswa di Sekolah. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(2), 1–14. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK558907/

Saingo, Y. A. (2023). Tugas Dan Profesi Guru Kristen Dalam Perspektif Alkitabiah. Aletheia Christian Educators Journal, 4(1), 27–37. https://doi.org/10.9744/aletheia.4.1.27-37

Siagian, R., Sipayung, M. A., Hutagaol, R. H., Pardede, S., & Naibaho, D. (2023). Menerapkan Etika Mengajar Yesus, Sebagai Guru Agung Kepada Peserta Didik. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(2), 11335–11342. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu

Simanjuntak, F., Papay, A. D., Lahagu, A., Evimalinda, R., & Ferry, Y. H. (2021). Refleksi konseptual misi Yesus melalui keramahan gereja di Indonesia. Kurios, 7(2), 259. https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.329

Sunarko, A. S. (2020). Implikasi Keteladanan Yesus sebagai Pengajar bagi Pendidikan Kristen yang Efektif di Masa Kini. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(September), 126–130.

Susanta, Y. K. (2018). “Menjadi Sesama Manusia” Persahabatan sebagai Tema Teologis dan Implikasinya Bagi Kehidupan Bergereja. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 103. https://doi.org/10.30648/dun.v2i2.169

Timo, E. N. (2016). Allah Menahan Diri, Tetapi Pantang Berdiam Diri: Suatu Upaya Berdogmatika Kontekstual di Indonesia. BPK Gunung Mulia.

Titaley, J. A. (2020). Berada dari Ada Walau Tak Ada. eLsA Press.

Udju, D., & Sinaga, J. (2023). Transformasi Karakter: Dampak Kesetiaan Guru Kristen dalam Pembentukan Kepribadian Anak Didik. JIMAD : Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 1(1), 18–33. https://doi.org/10.61404/jimad.v1i1.51

Utami, N. T., Dowansiba, A., Krey, H., Fangidai, E. S., & Yembise, A. (2021). Mengajar Anak Secara Alkitabiah menurut Ulangan 6:1-19. Prosiding Stt Erikson-Tritt, 1(1), 37–48. https://doi.org/10.53827/pros.v1i1.41

Widyatmadja, J. P. (2017). Yesus & Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif dan Teologi Rakyat di Indonesia. BPK Gunung Mulia.

Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 28. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167

Published

2024-09-17

Issue

Section

Articles

How to Cite

Diskursus Guru Kristen: Diciptakan untuk Mendidik, Mengajar dan Melayani. (2024). Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), 115-126. https://doi.org/10.55967/manthano.v3i2.44