Kecerdasan Spiritual dalam Konteks Pengajaran Kristen: Memahami Efek Pencerahan Rohani melalui Narasi Efesus 1:17-18

Authors

  • Tabita Leiwakabessy Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Surakarta, Indonesia Author
  • Daniel Pesah Purwonugroho Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup, Surakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.55967/manthano.v3i1.47

Keywords:

kecerdasan spiritual, Efesus, story-telling

Abstract

Abstract

Spiritual intelligence is an intelligence highly needed by learners. Spiritual intelligence is the highest intelligence, and it can shape the personality, motivation, and mental strength of learners. From a Christian faith perspective, spiritual intelligence can be nurtured through Biblical narratives as teaching material. Ephesians 1:17-18 is a teaching material that can enhance learners' spiritual intelligence. This teaching material is also delivered through storytelling technique. Storytelling is a teaching technique to make learners experience imaginative effects and enable them to extract values from the teaching material without feeling lectured. Storytelling heavily relies on the competence of the teacher. Teachers can combine storytelling with various tools to create imaginative effects so that learners' spiritual intelligence can be achieved. Using a qualitative-descriptive method, the author concludes that Ephesians 1:17-18 is the appropriate teaching material to be presented through storytelling to enhance learners' spiritual intelligence. Ephesians 1:17-18 narrates how the Ephesian church realizes their existence in Jesus, which leads them to experience spiritual enlightenment and have an impact on their personal lives. The same can happen to learners if Ephesians 1:17-18 is applied through storytelling to enhance each learner's spiritual intelligence.

Abstrak

Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang sangat dibutuhkan peserta didik. Kecerdasan spritiual adalah kecerdasan tertinggi dan kecerdasan spiritual dapat membentuk kepribadian, motivasi dan kekuatan mental peserta didik. Dalam perspektif iman Kristen, kecerdasan spiritual dapat dibentuk dengan kisah Alkitab sebagai materi ajar. Efesus 1:17-18 adalah materi ajar yang dapat meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik. Materi ajar tersebut juga disampaikan dengan teknik story-telling. Story-telling adalah sebuah teknik mengajar untuk membawa peserta didik mengalami efek imajinatif dan membuat peserta didik dapat mengambil value yang berasal dari bahan ajar tanpa merasa digurui. Story-telling sangat amat bergantung dengan kompetensi pengajar. Pengajar dapat menggabungkan story-telling dengan berbagai alat untuk menciptakan efek imajinatif agar kecerdasan spiritual peserta didik dapat dicapai. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif,  penulis menyimpulkan bahwa Efesus 1:17-18 adalah bahan ajar yang tepat untuk dibawakan secara story-telling demi meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik. Efesus 1:17-18 menceritakan tentang bagaimana jemaat Efesus menyadari keberadaan mereka di dalam Yesus yang membuat jemaat Efesus mengalami pencerahan spiritual dan memberikan dampak dalam kehidupan pribadi masing-masing. Hal tersebut juga dapat terjadi kepada peserta didik apabila menerapkan Efesus 1:17-18 dengan story-telling untuk meningkatkan kecerdasan spiritual masing-masing peserta didik.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Agata, B., Barus, M., & Arifianto, Y. A. (2022). Pendidikan Kristiani Membangun Nilai Spiritualitas Remaja Kristen. SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 115–128. https://doi.org/10.52220/sikip.v3i2.150

Anjaya, C. E., Arifianto, Y. A., & Fernando, A. (2021). Kecerdasan Spiritual sebagai Dasar Terbentuknya Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Kristen. REDOMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(1), 58. https://doi.org/10.59947/redominate.v3i1.20

Arifianto, Y. A. (2020). Pentingnya Pendidikan Kristen dalam Membangun Kerohanian Keluarga di Masa Pandemi Covid-19. REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(2), 94–106.

Basuki, K. H. (2015). Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(2). https://doi.org/10.30998/formatif.v5i2.332

Darmawan, I. P. A., & Priskila, K. (2020). Penerapan Storytelling Dalam Menceritakan Kisah Alkitab Pada Anak Sekolah Minggu. Kurios, 6(1), 35. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.129

Dwi Latifatul Fajri. (2022). Studi Pustaka Adalah Referensi Penelitian, Ini Penjelasan Lengkapnya. Katadata.Co.Id.

Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Fauziatun, N., & Misbah, M. (2020). Relevansi Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) dengan Pendidikan Karakter. Jurnal Kependidikan, 8(2), 142–165. https://doi.org/10.24090/jk.v8i2.5260

Feriyanto. (2019). Implementasi Cerita Alkitab Terhadap Perkembangan Iman. Cerita Alkitab, Perkembangan Iman, Anak Sekolah Minggu., 1(1), 7–18.

Hastuti, H., Yunus, M., & Asdar, A. (2021). Pengaruh Metode Storytelling Berbantuan LCD Proyektor Terhadap Keterampilan Menyimak Dan Berbicara Peserta Didik SDN 64 Malaka Kabupaten Maros. Bosowa Journal of Education. https://doi.org/10.35965/bje.v1i2.660

Hendriksen, W. (1996). Exposition of Galatians, Ephesians, Philippians, Colossians, and Philemon. Baker Books.

Hidayat, D. B., Muktadir, A. M., & Dharmayana, I. W. (2020). Efektivitas metode mendongeng (storytelling) dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan keterampilan membaca siswa (sebuah studi kasus di SDN 55 Bengkulu Selatan). Jurnal Pembelajaran Dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 3(1), 120–128.

Hughes, R. K. (2013). Ephesians - The Mystery of the Body of Christ. Crossway Book.

Iswinarti, I., Asrini, H. W., Hasanati, N., & Kartono, R. (2020). Program Story Telling dengan Metode BERLIAN (Bercerita-ExpeRiential-LearnIng-ANak) untuk Menanamkan Moral pada Anak-anak. Altruis: Journal of Community Services, 1(2), 99. https://doi.org/10.22219/altruis.v1i2.12163

Joersz, J. C. (2013). Reformation Heritage Bible Commentary Series: Galatians, Ephesians and Philippians. Concordia Publishing House.

Kia, A. D. (2018). KajianTeologis-Pedagogis Menyangkut Keyakinan Guru Pak Memahami Otoritas Alkitab Dalam Pengajarannya. Jurnal Shanan, 2(1), 39–55. https://doi.org/10.33541/shanan.v2i1.1500

Krobo, A. (2019). Kecerdasan Spiritual Dikembangkan Melalui Metode Bercerita Pada Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 7(2), 79–88. https://doi.org/10.31957/jipi.v7i2.975

Kuntilangensari, A. R., & Asmar, M. (2021). Mengembangkan Kemampuan Aspek Nilai, Agama Dan Moral Menggunakan Kombinasi Model Role Playing Dengan Metode Story Telling Dan Model Talking Stick Untuk Anak Usia Dini. E-CHIEF Journal, 1(1), 6. https://doi.org/10.20527/e-chief.v1i1.3213

Leiwakabessy, T., & Purwonugroho, D. P. (2024). Menggabungkan nilai IQ, SQ, EQ, dan DQ dalam Pengajaran Kristen dengan Metode Story-telling. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen)Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 53–64. http://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/Veritas/article/view/46/pdf

Lusiana Sinambela, J., Sinaga, J., Pelawi, S., & Lucky Tineti, M. (2022). Implementasi Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Menggunakan Metode Bercerita Berdasarkan Ulangan 6:7. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 129–142. https://sttsabdaagung.ac.id/e-journal/index.php/sesawi/article/view/76

Merkle, B. L. (2016). Ephesians. B&H Publishing Group.

Mud’is Uin, H., Gunung, S., Bandung, D., & Azania, D. (2023). Kecerdasan Spiritual Bagi Kesehatan Otak. HUMANISTIKA : Jurnal Keislaman, 9(1), 19–35. https://www.ejournal.inzah.ac.id/index.php/humanistika/article/view/915

Mukaroh, E. N., & Nani, D. A. (2021). Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan. REVENUE: Jurnal Manajemen Bisnis Islam, 2(1), 27–46. https://doi.org/10.24042/revenue.v2i1.7939

Mustikaningtyas, D., Widianti, T., & Fibriana, F. (2012). Penerapan Strategi Story Telling Dalam Pembelajaran Biologi Molekuler Berbasis Kompetensi Dan Konservasi. Unnes Journal of Biology Education, 1(3), 279–286.

O’Brien, P. T. (2013). Surat Efesus. Penerbit Momentum.

Octavia, N., Hayati, K., & Karim, M. (2020). Pengaruh Kepribadian, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 16(2), 130–144. https://doi.org/10.23960/jbm.v16i2.87

Online Bible Study Suite. (2004). BibleHub. https://biblehub.com/

Patzia, A. G., & Gasque, W. W. (2011). Ephesians, Colossians, Philemon (Understanding the Bible Commentary Series). Baker Publishing Group.

Purwanto, F., & Wulandari, R. (2020). Implementasi Kecerdasan Spiritual Bagi Pendidikan. Missio Ecclesiae, 9(1), 95–112. https://doi.org/10.52157/me.v9i1.107

Rahmasari, L. (2012). Pengaruh Kecerdasan Intelektual , Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan. Majalah Ilmiah INFORMATIKA, 3(1), 1–20.

Roberts, M. D. (2016). The Story of God Bible Commentary - Ephesians. Zondervan.

Sahartian, S. (2018). Pemahaman Guru Pendidikan Agama Kristen Tentang II Timotius 3:10 Terhadap Peningkatan Kecerdasan Spiritual Anak Didik. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 146–172. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.15

Simamora, K. S. D. (2022). Efektifitas Pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) Di Era Revolusi Industri 4.0. JUrnal Teologi Pondok Daud, Vo.6 No. 2(Vol. 6 No. 2 (2022): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen dalam sudut kolaboratif), 42. https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/42

Stott, J. (2014). The Message of Ephesians. InterVarsity Press.

Suwin, S., & Kornelia, K. (2023). Pola Asuh Orang Tua Kristen Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Anak. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 1(1), 138. https://doi.org/10.46445/nccet.v1i1.696

Tanaem, D., Qualeng, A., & Ouw, C. A. (2022). Penerapan Metode Bercerita Untuk Meningkatkan Daya Serap Anak Usia 9-11 Tahun Di Rayon II Gmit Ebenhaezer Hombol Klasis Teluk Kabola. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 14, 500–516. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.7050795

Wulanata, I. A. (2018). Peran dan Karya Roh Kudus serta Implikasinya terhadap Pengembangan Pribadi dan Kualitas Pengajaran Guru Kristen [Roles and Work of the Holy Spirit and the Implications for the Personal Development and Teaching Quality of Christian Teachers]. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 14(1), 19. https://doi.org/10.19166/pji.v14i1.326

Published

2024-03-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kecerdasan Spiritual dalam Konteks Pengajaran Kristen: Memahami Efek Pencerahan Rohani melalui Narasi Efesus 1:17-18. (2024). Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(1), 1-12. https://doi.org/10.55967/manthano.v3i1.47