Korelasi Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMTK Gloria Sentani Kabupaten Jayapura

Authors

  • Belwawin STAK Protestan Negeri Sentani, Indonesia Author
  • Santy Layan STAK Protestan Negeri Sentani, Indonesia Author
  • Riski Tasijawa STAK Protestan Negeri Sentani, Indonesia Author
  • Tenison Murib STAK Protestan Negeri Sentani, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.55967/manthano.v3i1.53

Keywords:

korelasi, motivasi belajar, prestasi belajar

Abstract

Abstract

This study investigates the relationship between learning motivation and academic achievement of students at SMTK Gloria Sentani, Jayapura Regency. Learning motivation is a crucial factor in achieving optimal academic performance. The research employs a correlational approach with a focus on the entire student population at SMTK Gloria Sentani, comprising 35 individuals. Data collection is conducted through a questionnaire using the Guttman scale. The analysis results indicate that the learning motivation of students at SMTK Gloria Sentani is still low, with an interpreted score of 29.6%. Meanwhile, the academic achievement of students correlates at 55.6%, indicating that motivational factors have an influence, albeit in a weak correlation level. Despite the weak correlation, learning motivation factors still contribute to students' academic performance. This research also reveals that some students exhibit low internal and external motivation, which may be a contributing factor to their low academic achievement.

Abstrak

Studi ini menginvestigasi hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar siswa di SMTK Gloria Sentani, Kabupaten Jayapura. Motivasi belajar adalah faktor penting dalam pencapaian prestasi belajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan korelasional dengan fokus pada seluruh populasi peserta didik di SMTK Gloria Sentani, yaitu 35 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Guttman. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik di SMTK Gloria Sentani masih rendah, dengan interpretasi skor sebesar 29.6%. Sementara itu, prestasi belajar peserta didik berkorelasi sebesar 55.6%, menunjukkan bahwa faktor motivasi memiliki pengaruh, meskipun dalam tingkat korelasi yang lemah. Meskipun korelasinya lemah, faktor motivasi belajar tetap memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa sebagian siswa memiliki motivasi internal dan eksternal yang rendah, yang mungkin menjadi penyebab rendahnya prestasi belajar.

References

Adiputra, S., & Mujiyati, M. (2017). Motivasi dan prestasi belajar siswa di Indonesia: Kajian meta-analisis. Konselor, 6(4), 150-157.

Almi Ranti Datu (2022). Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Basicedu 6(2), 1954-1965.

Anindita Trinura Novitasari. 2023. Motivasi Belajar sebagai Faktor Intrinsik Peserta Didik dalam Pencapaian Hasil Belajar. Journal of Education 5(2), 5117.

Hamdu, G., & Agustina, L. (2011). Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar IPA di sekolah dasar. Jurnal penelitian pendidikan, 12(1), 90-96.

ID Palittin, Wolo & Purwanty. (2019) Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa. Magistra: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan 6(2).

Krislina Pattipeiluhu (2019). Pengaruh Kebiasaan Membaca dan Koleksi Buku terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa STAKPN Ambon. Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5(1). 42.

Lattu, Jose Imanuel. 2022. Peran Guru dalam Memanfaatkan Lingkungan Belajar untuk Menolong Murid Memiliki Motivasi Belajar. Aletheia: Jurnal Pendidikan Kristen 3(2), 108-114

Ranting, H., & Jowangkay, L. (2022). Implementasi Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen, 1(1), 74-84.

Rike Andriani & Rasto. (2019). Motivasi Belajar sebagai Determinan Hasil Belajar. JPManper: JUrnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 4(1). 86.

Rohwati, M. (2012). Penggunaan education game untuk meningkatkan hasil belajar IPA biologi konsep klasifikasi makhluk hidup. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1).

Siagian, R. E. F. (2012). Pengaruh minat dan kebiasaan belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika. Jurnal Formatif, 2(2), 122–131.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung. Alfabeta, 14.

Sunarti Rahman. 2021. Pentingnya Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar “Merdeka Belajar dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0” Pascasarjana Universitas Gorontalo, 290.

Sumiati, Reni Trifosa. (2021). "Prinsip Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Motivator Dalam Perspektif Alkitab." Jurnal Pendidikan Kristen 1.

Wibawa, B. (2003). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.

Wina Sanjaya, 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.

Published

2024-03-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Korelasi Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Peserta Didik di SMTK Gloria Sentani Kabupaten Jayapura. (2024). Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(1), 61-71. https://doi.org/10.55967/manthano.v3i1.53