Membangun Toleransi dan Empati Lintas Iman Melalui Pendidikan Agama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.55967/manthano.v5i1.68Keywords:
Tolerance, Empathy, Interfaith, Christian Religious Education, Toleransi, Empati, Lintas Iman, Pendidikan Agama KristenAbstract
Abstract: This paper addresses the fundamental issue of religious plurality in an increasingly complex and diverse modern society. Religious diversity is not only a social fact but also demands the ability of individuals and communities to cultivate an attitude of tolerance and empathy across faiths as the foundation for a harmonious life together. The novelty of this research lies in the elaboration of inclusive Christian theology with an interfaith empathy approach as a contextual public ethical framework. The purpose of this research is to analyze in depth the process of construction and internalization of the values of tolerance and empathy in religious social interactions, so that they can function as the basis of public ethics in a pluralistic society. Using a qualitative-descriptive approach, this research combines a critical literature study on the theory of pluralism, inclusive theology, and interreligious ethics with a conceptual analysis of the ideas of thinkers across religious traditions. The results show that tolerance is not merely a passive acceptance of differences, but rather an active awareness to respect the existence of others within a framework of genuine empathy. Interfaith empathy is identified as an important mechanism in strengthening interfaith communication and suppressing belief-based social prejudice. The research conclusion confirms that strengthening the values of tolerance and empathy needs to be pursued sustainably through multicultural education, interfaith dialogue, and the development of social theology that places humanity as the main meeting point between religious traditions.
Abstrak: Tulisan ini mengangkat isu mendasar mengenai pluralitas religius dalam masyarakat modern yang kian kompleks dan beragam. Keberagaman agama tidak hanya menjadi fakta sosial, tetapi juga menuntut kemampuan individu dan komunitas untuk menumbuhkan sikap toleransi serta empati lintas iman sebagai landasan terciptanya kehidupan bersama yang harmonis. Kebaruan penelitian ini terletak pada elaborasi teologi Kristen inklusif dengan pendekatan empati lintas iman sebagai kerangka etika publik kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam proses konstruksi dan internalisasi nilai-nilai toleransi serta empati dalam interaksi sosial keagamaan, sehingga dapat berfungsi sebagai dasar etika publik dalam masyarakat yang pluralistik. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini memadukan studi literatur kritis mengenai teori pluralisme, teologi inklusif, dan etika interreligius dengan analisis konseptual atas gagasan para pemikir lintas tradisi keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi bukanlah sekadar penerimaan pasif terhadap perbedaan, melainkan suatu kesadaran aktif untuk menghormati keberadaan pihak lain dalam bingkai empati yang tulus. Empati lintas iman diidentifikasi sebagai mekanisme penting dalam memperkuat komunikasi antaragama dan menekan prasangka sosial berbasis keyakinan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai toleransi dan empati perlu diupayakan secara berkelanjutan melalui pendidikan multikultural, dialog antaragama, serta pengembangan teologi sosial yang menempatkan kemanusiaan sebagai titik temu utama antartradisi religius.
References
Adrian, T., & Kolibu, D. R. (2025). Teologi Pak Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Pancasila: Kajian Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kepemimpinan Kristen Berdasarkan Kitab Nehemia. Inculco Journal of Christian Education, 5(1), 61–83. https://doi.org/10.59404/ijce.v5i1.235
Andien. (2025). Pemuda Lintas Agama Bangun Relasi Lewat Dialog Bersama Bupati Magelang. Berita Magelang. https://www.beritamagelang.id/pemuda-lintas-agama-bangun-relasi-lewat-dialog-bersama-bupati-magelang
Atwater, M. M., Radzik-Marsh, K., Marilyn, S., & Anderson, J. (2019). Multicultural Education. In The SAGE International Encyclopedia of Music and Culture. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781483317731.n492
Creswell, J. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif dan Mixed. Pustaka Belajar.
Ginting, E. K. (2025). Pemuda Gereja dan Moderasi Beragama: Dari Toleransi ke Partisipasi Aktif. PUSAKA, 13(1), 150–169. https://doi.org/10.31969/pusaka.v13i1.1610
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bloomsbury Academic.
Helaluddin, & Wijaya, H. (2019). Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Julius, A., Nurlatifah, S., Alfaiz, A., & Nadya, A. (2022). Profil empati multibudaya pada mahasiswa program Magister studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Pendidikan Indonesia. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 67–72. https://doi.org/10.26539/teraputik.611048
Karunia, A. (2022). Studi Deskriptif: Dinamika Religious Identity Pada Individu Dengan Orang Tua Berbeda Agama. JIPSI, 4(2), 100–105. https://doi.org/10.37278/jipsi.v4i2.551
Langi, E. A., Arifianto, Y. A., & Elisa, S. (2023). Peran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Nilai Toleransi. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 3(1), 63–73. https://doi.org/10.53547/rdj.v3i1.371
Lase, O. P., & Parinussa, S. (2025). Restoring Self-Image in the Light of Imago Dei for Addictive Substance Abusers in the Contemporary Era. Proskuneo: Journal of Theology, 2(1), 25–39. https://doi.org/10.53674/pjt.v2i1.256
Malilin, S. T. (2026). Pertemuan Anak Lintas Iman Perkuat Toleransi Sejak Dini. Radio Republik Indonesia. https://berita.rri.co.id/makassar/regional/2088340/pertemuan-anak-lintas-iman-perkuat-toleransi-sejak-dini
Nendissa, J. (2021). Agama dan Pandemi Covid-19 Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Keberagamaan Dalam Perubahan Sosial Di Tengah Pandemi Covid-19. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 16–29. https://doi.org/10.34307/sophia.v2i2.32
Nendissa, J. E. (2024). Etika Pelayanan Konseling Pastoral Pendeta Bagi Jemaat. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 1(2), 37–47. https://doi.org/10.70420/bstt7696
Nendissa, J. E., Langi, E. A., Pantow, A. G. F., Tonapa, D., & Sampepadang, R. D. P. (2025). Analisis Keefektifan Dan Tantangan Etis Terhadap Peran Ai Dalam Meningkatkan Pembelajaran Multikultural. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 11(1), 90–107. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i1.178
Nendissa, J. E., Simamora, R. H., Rotua, D. M., Baringbing, P. G. W., & Farneyanan, S. (2024). Pluralisme Agama-Agama: Tantangan, Peluang, dan Perspektif Teologis Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. SAMI: Jurnal Sosiologi Agama Dan Teologi Indonesia, 2(2), 155–184.
Nugroho, S. W. H., Kudubun, E. E., & Suwartiningsih, S. (2024). Sobat Muda Lintas Iman: Upaya Membangun Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Salatiga. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(4), 4249–4255. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i4.4382
Panjaitan, R. P. (2024). Psikologi PAK dalam Pendidikan Karakter untuk Mengembangkan Nilai-Nilai, Integritas, dan Kebajikan-kebajikan Penting. Collecta: Journal of Theology and Christian Tradition, 1(1), 49–66. https://doi.org/10.62926/jtct.v1i1.33
Pantow, A. G., & Legi, R. E. (2021). Dampak Keterampilan Guru Pendidik Agama Kristen Terhadap Motivasi Belajar Siswa. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 155–167. https://doi.org/10.53674/teleios.v1i2.39
Pontoh, R. (2025). Christianity and Ritual: A Study of Church Members in the Practice Ritual of “Buang Soe.” Proskuneo: Journal of Theology, 1(2), 94–104. https://doi.org/10.53674/pjt.v1i2.193
Prawono, Y., & Kamea, J. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Toleransi Beragama Di Kalangan Peserta Didik. TEVUNAH: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 49–62. https://doi.org/10.59361/tevunah.v2i1.19
PUSAD, A. (2025). SETARA Institute: Kondisi Kebebasan Beragama Berkeyakinan 2024. Setara Institute. https://kbb.id/2025/05/23/indeks-kota-toleran-2024-setara-institute/
Putra, B. A. (2025). Bicara Pendidikan Lintas Iman, Menag: Mengetahui Perbedaan dan Memahami Kemanusiaan. Kementerian Agama Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta. https://diy.kemenag.go.id/news/51487-bicara-pendidikan-lintas-iman-menag-mengetahui-perbedaan-dan-memahami-kemanusiaan.html
Rahel. (2024). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Sarana Untuk Mempromosikan Toleransi Dan Persatuan Dalam Masyarakat Majemuk. Metanoia, 6(1). https://doi.org/10.55962/metanoia.v6i1.130
Ranting, H., Rumetor, J. J., Liud, Y. H., Rakim, R., Kambong, H. J., Nendissa, J. E., & Wohon, F. (2025). Implementation of Vygotsky’s Constructivism Theory Through the Project Based Learning Model of PAK Teachers Impacts Problem Solving of Grade XI Students at SMA Negeri 1 Kauditan. International Journal of Educational Research Excellence (IJERE), 4(1), 60–67. https://doi.org/10.55299/ijere.v4i1.1144
Salsa Cantika Aster Budiani, Ratnaningrum Z.D, & Fatihatul Lailiyah. (2024). Peran Empati di Keluarga Fatherless pada Anak Usia Dewasa Awal. SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 73–83. https://doi.org/10.59841/saber.v2i4.1688
Sarmauli, S. (2016). Persaudaraan Lintas Iman: Relasi Legitimasi dan Identitas Elit Agama Kota Palangka Raya. Al-Qalam, 21(1), 169. https://doi.org/10.31969/alq.v21i1.212
Simamora, R. H., Rotua, D. M., & Nendissa, J. E. (2024). Jesus as the Fulfillment of Salvation Symbolism: Theological Study of John’s Gospel. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 199–211. https://doi.org/10.53674/teleios.v4i2.197
Simanjuntak, B. D., Liud, Y. H., & Legi, R. E. (2025). Strategi Pak Dalam Membentuk Karakter Kristiani Berdasarkan Teori Iman James Fowler Bagi Anak Usia Sekolah Di Era Digital. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 11(2), 179–198. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i2.219
Sinombor, S. H. (2025). Intoleransi Berulang, Perempuan dan Anak Jadi Korban Utama. KOMPAS. https://www.kompas.id/artikel/kasus-intoleransi-berulang-perempuan-dan-anak-jadi-korban-utama
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Tobroni. (2023). Pendidikan Agama Multikultural : Dari Etika Religius, Kajian Empiris Hingga Praksis Implementatif Toleransi Beragama. Universitas Muhammadiyah Malang Press.



