Penggenapan Janji Allah berdasarkan Nehemia 6:15 dalam Mendidik Anak
DOI:
https://doi.org/10.55967/manthano.v1i2.8Keywords:
Penggenapan, Janji Allah, Mendidik AnakAbstract
The teaching of God's promises comes from the Bible. God's promise
is something that cannot be separated from the identity of God. God's promise is
very important for the Israelites as evidence of the revelation of faith from
Abraham, Isaac and Jacob who is known as the living God. God's promise is a
manifestation of absolute truth because once God promises then He will fulfill
His promise. If God's promise is not fulfilled, it can be said that God's promise is
relatively changing according to the situation and this is one proof that it is not
God. Children must believe in God's promises in life as a provision for their faith
in the future. The future generations of this nation must have coverage under any
circumstances God is still with His children. Parents have a role in explaining and
providing children with evidence from the Bible for God's fulfillment for the
Israelites and believers today. God this is so important because it was
commanded by Moses to be delivered to the Israelites. The Israelites were to
teach all the statutes and promises of God to their children from generation to
generation day and night. All of this is intended so that they know their identity
as children of God. The results of this study provide evidence that God's promise
is the realization of absolute truth. God's promises are absolute truths that every
human of His choice must believe.
Abstrak
Pengajaran tentang janji Allah murni bersumber dari Alkitab. Janji
Allah merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari jati Diri Allah. Janji Allah
sangat penting bagi umat Israel sebagai bukti penyataan iman dari Abraham,
Ishak dan Yakub yang dikenal sebagai Allah yang hidup. Janji Allah merupakan
wujud kebenaran absolut karena sekali Allah berjanji maka Ia akan menggenapi
janjiNya. Jika janji Allah tidak digenapi maka dapat dikatakan bahwa janji Allah
itu sifatnya relative karena berubah sesuai situasi dan ini salah satu bukti bukan
Allah. Anak-anak harus menyakini janji-janji Allah dalam hidup sebagai bekal
imannya di masa depan. Generasi masa depan bangsa ini harus memiliki
pengharapan bahwa dalam situasi apapun Allah tetap menyertai anak-anakNya.
Orang tua memiliki peran untuk menjelaskan dan memberikan bukti-bukti dari
Alkitab kepada anak-anak penggenapan Allah bagi umat Israel dan orang percaya
masa kini. Allah melihat hal ini sangat penting karena itu diperintahkan kepada
Musa untuk disampaikan kepada orang Israel. Orang Israel harus mengajarkan
semua ketetapan dan janji-janji Allah kepada anak-anak mereka turun temurun
siang dan malam. Semua ini bertujuan agar mereka mengetahui identitasnya
sebagai anak-anak Allah. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa janji
Allah merupakan realisasi kebenaran absolut. Janji Allah adalah kebenaran
absolut yang harus dipercayai oleh setiap manusia pilihanNya.
References
Anthony, L. (2018). Ciri-Ciri Iman yang Dewasa. Andi.
Cully, I. V. (2019). Dinamika Pendidikan Kristen. Gunung Mulia.
Diana, R. (2019). Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang tua terhadap Anak di Era Revolusi Industri 4.0. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 27–39. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.79
Emiyati, A. (2018). Mendisiplin Anak Menurut Prinsip Kristen. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(2), 147. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i2.109
Gandaputra, E., Tinggi, S., & Iman, T. (2020). Pemahaman Murka Allah dan Kasih Allah dalam Peluang ‘ Emas ’ Pengabaran Injil Pribadi di Masa Pandemi Covid-19. 7(2), 1–15.
Hartono, H. (2018). Membentuk Karakter Kristen Pada Anak Keluarga Kristen. Kurios, 2(1), 62. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.22
Johnson, B. (2020). Membuat Diri Anda Semakin Kuat di dalam Tuhan. Light Publishing.
Maiti, & Bidinger. (1981). 済無No Title No Title. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Manurung, K. (2021). Strategi Orang Tua Kristen Dalam Membangun Disiplin Anak. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 22–39. https://doi.org/10.35909/visiodei.v3i1.177
Marbun, P. (2020). Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.46348/car.v1i1.9
Marpaung, A. M. (2017). Kajian Teologis Tentang Rahasia Allah Berdasarkan Efesus 3:1-6. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 1(2), 155. https://doi.org/10.46445/ejti.v1i2.72
Nichol, F. D., & Commentary, S. A. B. (1977). Kepastian Janji Tuhan Didasarkan Atas Keyakinan Pada Kitab Suci-Nya. 1–10.
Rantesalu, M. B. (n.d.). Berkat dalam kitab kejadian. 39–49.
Sabat, K. (2020). Menjadi Kristen Wajar. Andi.
Seymour, J. L. (2018). Memetakan Pendidikan Kristiani. Gunung Mulia.
Silitonga, R. (2020). Respon Gereja Atas Pandemik Corona Virus Desease 2019 Dan Ibadah Di Rumah. Manna Rafflesia, 6(2), 86–111. https://doi.org/10.38091/man_raf.v6i2.125
Sproul, R. C. (2020). Kebenaran-Kebenaran Dasar Iman Kristen (12th ed.). SAAT.
Sumiwi, A. R. E. (2018). Peran Roh Kudus dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(1), 23–31. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v1i1.19
Wahyuni, S. (2018). Pengenalan Akan Nama Allah Sebagai Peneguhan Iman Dalam Masa Kesesakan. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 3(2), 184–204. https://ejournal.stte.ac.id/index.php/scripta/article/view/54
Wommack, A. (2020). Roh, Jiwa dan Tubuh. Light Publishing.
Yoseph, Y. (2020). Studi Eksposisi tentang Penegasan Kembali Perjanjian Allah dengan Abraham dalam Kejadian 15:1-21. HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 26–38. https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i1.40
Anthony, L. (2018). Ciri-Ciri Iman yang Dewasa. Andi.
Cully, I. V. (2019). Dinamika Pendidikan Kristen. Gunung Mulia.
Diana, R. (2019). Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang tua terhadap Anak di Era Revolusi Industri 4.0. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 27–39. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.79
Emiyati, A. (2018). Mendisiplin Anak Menurut Prinsip Kristen. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(2), 147. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i2.109
Gandaputra, E., Tinggi, S., & Iman, T. (2020). Pemahaman Murka Allah dan Kasih Allah dalam Peluang ‘ Emas ’ Pengabaran Injil Pribadi di Masa Pandemi Covid-19. 7(2), 1–15.
Hartono, H. (2018). Membentuk Karakter Kristen Pada Anak Keluarga Kristen. Kurios, 2(1), 62. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.22
Johnson, B. (2020). Membuat Diri Anda Semakin Kuat di dalam Tuhan. Light Publishing.
Maiti, & Bidinger. (1981). 済無No Title No Title. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Manurung, K. (2021). Strategi Orang Tua Kristen Dalam Membangun Disiplin Anak. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 3(1), 22–39. https://doi.org/10.35909/visiodei.v3i1.177
Marbun, P. (2020). Konsep Dosa dalam Perjanjian Lama dan Hubungannya dengan Konsep Perjanjian. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.46348/car.v1i1.9
Marpaung, A. M. (2017). Kajian Teologis Tentang Rahasia Allah Berdasarkan Efesus 3:1-6. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 1(2), 155. https://doi.org/10.46445/ejti.v1i2.72
Nichol, F. D., & Commentary, S. A. B. (1977). Kepastian Janji Tuhan Didasarkan Atas Keyakinan Pada Kitab Suci-Nya. 1–10.
Rantesalu, M. B. (n.d.). Berkat dalam kitab kejadian. 39–49.
Sabat, K. (2020). Menjadi Kristen Wajar. Andi.
Seymour, J. L. (2018). Memetakan Pendidikan Kristiani. Gunung Mulia.
Silitonga, R. (2020). Respon Gereja Atas Pandemik Corona Virus Desease 2019 Dan Ibadah Di Rumah. Manna Rafflesia, 6(2), 86–111. https://doi.org/10.38091/man_raf.v6i2.125
Sproul, R. C. (2020). Kebenaran-Kebenaran Dasar Iman Kristen (12th ed.). SAAT.
Sumiwi, A. R. E. (2018). Peran Roh Kudus dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(1), 23–31. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v1i1.19
Wahyuni, S. (2018). Pengenalan Akan Nama Allah Sebagai Peneguhan Iman Dalam Masa Kesesakan. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 3(2), 184–204. https://ejournal.stte.ac.id/index.php/scripta/article/view/54
Wommack, A. (2020). Roh, Jiwa dan Tubuh. Light Publishing.
Yoseph, Y. (2020). Studi Eksposisi tentang Penegasan Kembali Perjanjian Allah dengan Abraham dalam Kejadian 15:1-21. HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 26–38. https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i1.40
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yulianus Bani, Purwisasi Yuli (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



